0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

25 Juli 2014

Jerman, Sang Juara Dunia Sejati

Posted by   on Pinterest


Banyak pelajaran yang bisa diambil dari keberhasilan timnas Jerman meraih trofi Piala Dunia keempatnya. Sikap di dalam di luar lapangan layak dijadikan panutan.
Di Brasil, Jerman tak hanya memenangkan Piala Dunia 2014 lewat penampilan atraktif mereka. Tim besutan Joachim Low itu juga mampu memenangkan hati rakyat Brasil, bahkan meski timnas tuan rumah mereka gilas 1-7 di semifinal.
Rakyat Brasil tak jadi geram karena kekalahan tersebu sebab setelah laga, skuad Jerman dengan santun meminta maaf secara langsung. Komentar-komentar pascalaga dari kubu Die Mannschaft pun lebih banyak mengandung rasa simpati daripada perayaan.
Kepulangan skuad Jerman bahkan diiringi ucapan terima kasih nan tulus dari sekitar 900 warga Bahia, tempat Die Mannschaft membangun pusat latihan terpadu.
Jerman memang sangat serius mengincar gelar juara dunia keempatnya. Sejak jauh-jauh hari mereka memilih Bahia, kota tepi pantai, sebagai markas selama gelaran empat tahunan itu. Proses pembangunan dimulai sejak Desember 2013.
Di lahan seluas 15 ribu meter persegi itu, Jerman membangun sebuah fasilitas latihan papan atas lengkap dengan 14 rumah dua lantai untuk pemain dan ofisial, sebuah gymnasium, sebuah spa, lapangan sepak bola dengan rumput dan penerangan berstandar internasional serta auditorium untuk rapat tim.
Banyak keuntungan yang didapat Jerman dari fasilitas eksklusif ini. Tim-tim yang menggunakan fasilitas dari panitia pelaksana kebanyakan tinggal berdekatan antara satu base camp denganbase camp lainnya. Suasananya sangat ramai oleh fans maupun media. Selain itu, mereka juga harus bergantian memakai lapangan latihan.
Markas Jerman dengan venue pertandingan rata-rata berjarak dua jam perjalanan udara namun itu justru ideal bagi skuad Jerman. Selain jauh dari media, suasana tepi pantai yang kaya akan sumber daya alam akan mempercepat pemulihan fisik dan mental pemain setelah pertandingan.
Menariknya lagi, penduduk lokal Bahia tidak lantas terasingkan oleh proyek eksklusif senilai 40 juta Dolar AS (461 miliar Rupiah) ini. Jerman menggandeng pemerintah lokal untuk mempekerjakan penduduk lokal hampir di semua posisi pekerjaan.
Jadi, sejak awal kedatangannya, Jerman telah mendatangkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya lewat proyek yang didanai oleh Christian Hirmer, pengusaha fashion Jerman sekaligus teman manajer tim Olivier Bierhoff, ini.
Setelah Piala Dunia 2014 usai, Jerman menyerahkan fasilitas ini kepada pemerintah setempat untuk digunakan sebagai fasilitas umum. Tetapi tak hanya berhenti sampai di situ.
DFB (Federasi Sepak Bola Jerman), ternyata mengikat perjanjian dengan pemerintah setempat untuk pengembangan fasilitas tersebut yang meliputi proyek modernisasi lapangan sepak bola di lingkungan sekitar, pembangunan akademi sepak bola hingga renovasi pemukiman yatim piatu di daerah tersebut.
Dengan demikian, Jerman masih meninggalkan lapangan pekerjaan yang cukup luas untuk warga setempat, jauh setelah mereka meninggalkan lokasi tersebut.
Kesantunan timnas Jerman tak hanya ditunjukkan lewat federasinya, melainkan juga secara individual. Gelandang serang Die Mansschaft dan Arsenal, Mesut Ozil, menyumbangkan bonus yang didapatnya dari laga tersebut untuk membantu operasi 23 anak di Brasil.
Lewat laman Facebook resmi-nya, gelandang berusia 25 tahun itu menuliskan, “Ini adalah ucapan terima kasih saya secara pribadi untuk keramahan warga Brasil.”
Karena kesantunan yang ditunjukkan Die Mannschaft ini, rakyat Brasil tak sakit hati, apalagi sampai mendendam, meski impian mereka dibuyarkan lewat kekalahan yang menyakitkan. Merekalah sang juara sejati, yang merayakan kemenangan tanpa merendahkan lawan.
Sumber : Inilah

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?