0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

15 September 2014

KPK PERIKSA ASISTEN STAFFSUS PRESIDEN DAN SOPIRNYA

Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) memanggil Nur Hasyim selaku asisten staf
khusus presiden bidang komunikasi dan politik, Senin
(15/9/2014). Dia diperksa terkait penyidikan kasus dugaan
pemerasan di lingkungan Kementerian Energi.
"Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka JW (Jero
Wacik)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi
KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.
Bersama Nur Hasim, KPK juga memanggil Dulhadi selaku
driver (sopir) staf khusus presiden bidang komunikasi dan
politik dan Usman Yahya seorang Pegawi Negeri Sipil.
Mereka akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang
sama.
Priharsa belum mengetahui materi pemeriksaan kepada
saksi-saksi tersebut. "Kalau materi saya tidak dikasih
tahu," ujar Priharsa.
Seperti diketahui, Jero diduga melanggar Pasal 12 huruf e
atau Pasal 23 Undang-Undang Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHP. Ia diduga
melakukan pemerasan dan penyalahgunaan kewenangan
terkait jabatannya.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto membeberkan
modusnya yakni pascadilantik sebagai Menteri Energi dan
Sumber Daya Mineral, Jero meminta tambahan dana
operasional menteri (DOM). Sebab, Jero merasa dana
operasional itu dinilainya tidak mencukupinya.
Bambang menyatakan atas permintaan Jero, jajaran di
lingkungan Kementerian ESDM telah memberikan dana
sepanjang 2011 sampai dengan 2013 sebesar Rp 9,9 miliar.
Dana itu diduga digunakan Jero untuk kepentingan pribadi,
pihak ketiga, dan pencitraan. Namun, angka tersebut masih
bisa bertambah.

sumber: inilah.com

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?