0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

09 September 2014

Menguak Misteri Perpindahan waktu Pasar Paing Paranggupito (Dulu Pasar Siang sekarang jadi Pasar Malam)

Pasar Paing Desa Ketos Paranggupito, merupakan satu-satunya pasar tradisional yang berada di Kecamatan Paranggupito. Terletak ditengah-tengah kecamatan, tepatnya di dusun Sambi desa Ketos merupakan sentral perbelanjaan di Paranggupito dalam setiap pekannya. Semakin berkembangya waktu, pasar paing semakin maju dalam fasilitas dan tempat perbelanjaan, walaupun masih banyak kekurangan disana-sini, seperti fasilitas kamar mandi, tempat parkir yang sempit dan hampir tidak ada, jalan yang kurang lebar.

Walaupun demikian, pasar ini tetap menjadi pusat ekonomi oleh banyak warga, bahkan tidak jarang orang-orang dari Provinsi tetangga Gunung Kidul juga ikut berperan dalam meramaikan pasar paing ini.

Namun, makin berganti waktu ada hal yang kini menjadi permasalahan oleh berbagai kalangan masyarakat. Dulu pasar ini beropersai siang sekitar pukul 9 sampai pukul 10 pagi, kini mustahil untuk kepasar pada jam itu. Pasar paing kini bah menjelma menjadi pasar malam, Kini pasar paing beroperasi mulai pukul 1 dini hari dan sekitar pukul 7 pagi hanya tinggal para pedagang yang membereskan sisa-sisa dagangannya.

Menurut Haryanto mandor Pasar Paing, salah satu penyebab perpindahan waktu tersebut adalah karena pengaruh kendaraan umum, dulu orang yang mencari kendaraan untuk akses kepasar paing, tapi kini kendaraan yang mencari penumpang, Jelas Haryanto". Hal itu disebabkan karena semakin banyaknya orang yang memiliki kendaraa pribadi seperti roda 2, dan juga semakin banyaknya mobil umum yang saling berebut penumpang. Untuk mendapatkan peumpang para sopir harus berangkat lebih awal, dan mau tidak mau orang-orang yang hendak kepasar pun akan mengikuti para sopir tersebut walapuan masih dini.

Dijelaskan juga oleh Haryantom jika ingin kembali menjadi pasar paing yang dulu perlu adanya kerjasama antara pemerintah setempat dan para sopir-sopir tersebut. Himbauan dari pemerintah setempat dan juga kerjasama dengan para sopir mungkin dapat megembalikan pasar paing seperti dulu lagi, kata Haryanto.

Post By : wartawan BP.

1 komentar:
Write komentar
  1. itu dokumentasi foto warga nongosari,gan,,,,!!

    salam buat warga nongosari yang ada di foto ini,,,,!!

    BalasHapus

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?