0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

01 September 2014

Wacik: BBM Bersubsidi Tak Bisa Naik Tahun Ini


Menteri ESDM, Jero Wacik menilai penaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada periode pemerintahan saat ini belum bisa dilakukan.
Hal ini terjadi lantaran pemerintah telah menerapkan sejumlah kebijakan yang telah menekan daya beli masyarakat. "Kalau sekarang timing-nya nggak pas. Sisa kepemimpinan Pak SBY yang tinggal 1,5 bulan ini memang berat kalau menaikkan harga BBM bersubsidi," kata Wacik di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/9/2014).

Wacik menyebutkan, pemerintah telah menaikkan harga BBM bersubsidi di 2013. Di samping itu, penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (TTL) secara bertahap telah efektif di tahun ini pada delapan pelanggan PT PLN (Persero).

"Kami kan sudah naikkan BBM bersubsidi di 2013. Kemudian TTL juga telah naik tahun ini. Inget nggak? Itulah alasan yang mungkin memberatkan pemerintah saat ini menaikkan harga BBM bersubsidi," tutur Wacik.

Wacik juga membeberkan dalam waktu dekat, PT Pertamina (Persero) berencana menaikkan elpiji nonsubsidi 12 kg. Atas kondisi tersebut, pemerintah periode saat ini berkepentingan untuk menjaga situasi agar tak membebani kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut Wacik menuturkan, sesungguhnya pemerintah telah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada tahun 2012. Namun sayangnya hal ini ditentang keras oleh masyarakat dan berakhir penolakan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Saya Menteri ESDM tahun 2012 sudah mau naikkan harga BBM kan tidak disetujui oleh DPR. Ada yang walk out, ada yang demo, nggak berhasil dinaikkan, bahwa logikanya adalah harus dinaikkin, tapi tidak disetujui oleh DPR," tutur dia.

Dengan berkaca pada hal itu, Wacik mengatakan, pemerintahan periode selanjutnya yang perlu memikirkan penaikan harga BBM bersubsidi. Apapun kebijakan yang diambil, ia berharap pemerintahan periode selanjutnya memikirkan kesiapan masyarakat.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?