0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

07 Januari 2015

SPBBE SALAHI PROSEDUR TIDAK DITINDAK

Wonogiri – Selama ini dapat dikatakan pihak Satuan
Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan aparat
penegakan peraturan daerah (Perda) dan regulasi,
bak lemah syahwat terbalut seragam ala militer
dengan wajah sangar dan terkesan hanya menutup
mata ketika melihat berbagai persoalan muncul di
Wonogiri. Buktinya sampai saat ini, pemerintah
sama sekali tak bereaksi terhadap aktivitas
pembangunan sebuah instalasi besar di tepi jalan
Ngadirojo, Baturetno di Ngadirojo atau tepatnya
Utara Gunung Pegat.
Padahal, bangunan hendak digunakan sebagai
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Energi (SPBBE) itu
sama sekali tak berizin. Namun sebaliknya, akhir-
akhir ini Satpol PP justru sibuk berburu pengamen di
seputaran wilayah Wonogiri kota.
Aktivitas pembangunan SPBBE itu sudah
berlangsung sejak tiga hingga empat bulan lalu.
Pembangunan diawali dengan perataan lahan
menggunakan sejumlah alat berat. Kemudian, diikuti
pembangunan pagar serta instalasi lainnya, bahkan
pembangunanpun merambah di area dalam pagar.
Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan
Perizinan (BPMPP), Eko Subagyo, memastikan
pihaknya belum menerbitkan izin mendirikan
bangunan (IMB) serta perizinan lain terkait
bangunan dimaksud.
“Kalau sekarang sudah ada bangunan yang berdiri
saya belum tahu. Terakhir yang masuk kepada
kami baru izin prinsip atau semacam izin yang
sifatnya memberitahukan akan digunakan untuk apa
wilayah tersebut. Di izin prinsip, disebutkan kalau di
tanah itu akan didirikan SPBBE,” bebernya, Rabu
(7/1).
“Jadi sebelum semua proses selesai, termasuk
proses penyertifikatan tanah kelar, sebenarnya
belum boleh melakukan pembangunan sebab
sebelum IMB dan izin lainnya terbit, diperlukan
banyak tahapan perizinan. Di antaranya adalah
dokumen UKL/UPL (semacam AMDAL) dari Kantor
Lingkungan Hidup,” lanjut Eko Subagyo.
Dihubungi terpisah, Kepala Satpol PP Wonogiri,
Waluyo, mengatakan belum mengetahui
perkembangan terkini mengenai perizinan pendirian
bangunan. Saat dikonfirmasi, dia mengaku segera
menurunkan tim untuk klarifikasi ke lokasi.
Satpol PP, menurut dia juga siap berkoordinasi
dengan instansi lain. Ditanya apakah pihaknya
langsung menghentikan proses pembangunan,
manakala tak menemukan lembar perizinan, Waluyo
mengatakan hal itu tak serta-merta dilakukan.
“Kami akan cek lokasi. Kami akan memeriksa
perizinannya. Kalau memang tidak ada izinnya,
kami akan melakukan tindakan persuasif karena ini
terkait investasi di Wonogiri. Kami akan menegur
pemilik untuk segera melengkapi perizinannya.
Kalau tidak segera dilengkapi, tentunya baru akan
diambil tindakan tegas,” paparnya.

sumber: timlo.net

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?