0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

29 Juni 2015

INGKAR JANJI PARPOL KWB DISANKSI 20 M

WONOGIRI -Partai politik yang tergabung
dalam Koalisi Wonogiri Baru (KWB) disiapkan sanksi denda
Rp20 miliar jika ingin hijrah. Sanksi itu berlaku sejak
ditandatanganinya kesepakatan empat parpol pengusung
Bupati-Wakil Bupati Wonogiri 2015 di pemilihan umum
kepala daerah (pilkada) Wonogiri, 9 Desember mendatang.
Sanksi serupa akan disiapkan bagi calon yang telah
mendapatkan rekomendasi namun enggan melaksanakan.
Penegasan itu disampaikan Ketua KWB Sunarmin kepada
solopos.com , Jumat (26/6/2015) di Gedung DPRD
Wonogiri. “Sanksi Rp20 miliar itu usulan dan keinginan
semua parpol koalisi. Sanksi dituangkan dalam normatif
kesepakatan sebagai bentuk tanggung jawab dan
kewajiban,” ujarnya.
Namun, tegas Sunarmin yang juga Ketua DPD PAN
Wonogiri, tujuan penerapan sanksi adalah spirit untuk
bersatu mengusung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati di
Pilkada Wonogiri. “Bukan nilai rupiah yang diinginkan
tetapi spirit keutuhan bahwa tak akan ada yang hijrah
sampai dengan pemenangan pasangan calon.”
Sunarmin berkeyakinan parpol di KWB tak ada yang hijrah
hingga berakhirnya Pilkada Wonogiri. Menurutnya, dalam
perjanjian kesepakatan juga diatur soal proses hukum bagi
yang ingkar janji. “Aturan normatif itu dibuat bersama
dalam semangat kebersamaan. Jadi jika ada parpol yang
hijrah ya konsekuensinya membayar denda yang sudah
diusulkan sendiri.”
Pada bagian lain, Sunarmin menyebutkan lima calon yang
mendaftar ke KWB adalah Sumaryoto, Yuli Handoko dan
Hamid Noor Yasin untuk posisi calon bupati serta Wawan
Setya Nugraha dan Subandi untuk posisi calon wakil
bupati. Usai deklarasi koalisi Kamis kemarin dilanjutkan
pembacaan ikrar.
Lima bakal calon yang mendaftar di KWB, Kamis
membaca ikrar bersama yang berisi empat poin. Pertama,
mereka akan mengikuti dan mematuhi seluruh proses
pelaksanaan penjaringan dan penyaringan hingga
ditetapkan satu pasangan calon yang mendapatkan
rekomendasi oleh parpol KWB. Kedua, pasangan calon
yang mendapatkan rekomendasi akan berjuang sekuat
tenaga dan daya untuk mengajak semua bakal calon yang
tidak mendapatkan bersama-sama menyukseskan
kemenangannya.
Ketiga, bakal calon yang tak mendapatkan rekomendasi
akan legawa dan lapang hati serta siap mendukung
perjuangan pasalon yang direkomendasi masing-masing
DPP KWB. Keempat, bakal calon berjanji sellau menjaga
soliditas koalisi, menjaga iklim sejuk dan kondusifitas
selama proses tahapan berjalan.
Sementara itu, di PDIP Wonogiri hingga Jumat belum
muncul rekomendasi ke salah satu bakal caloon. Ketua
DPC PDIP Wonogiri, Joko Sutopo berjanji akan merilis
rekomendasi DPP PDIP jika sudah diterima. “Hingga hari
ini [Jumat] rekomendasi belum keluar. Stuktural partai
juga belum mendapatkan undangan dari DPP,” ujarnya.

sumber: solopos.com

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?