0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

27 Agustus 2015

PEDAGANG PAKAN DIMUSIM KEMARAU.

Musim kemarau saat ini sudah mempengaruhi sektor pertanian dan peternakan. Di wilayah Wonogiri selatan seperti Kecamatan Paranggupito, Giritontro dan Pracimantoro, pakan untuk ternak sudah mulai sulit dicari. Kini, penjual pakan musiman pun sudah banyak bermunculan.

Pakan berupa tanaman jagung itu dijual Rp 10.000 untuk tiga unting (ikatan-red). Tapi jika sehari masih ada sisa, harga pun dibanting.Di sepanjang jalan mulai dari Giribelah, Giritontro hingga Paranggupito, pemandangan penjual tanaman jagung berada di sisi kanan kiri jalan. Sepeda motor dan mobil membawa ikatan tanaman jagung pun seakan tiap menit lewat.

Tulisan Adol Pakan, Jual Pakan, hampir ada di setiap sisi jalan."Orang sini (Giritontro dan Paranggupito-red), ya seperti ini tiap tahun (terkait musim kemarau).Gaplek untuk beli pakan, kambing untuk beli air," kata salah satu warga saat membeli pakan, kamis (27/8).

Yudiono (29), salah satu penjual pakan yang mangkal di timur pasar paing menjelaskan Pakan itu didapatnya dari petani di wilayah Kecamatan Baturetno dan Giriwoyo dari lahan seluas sekitar seperempat hektare. Setelah diikat, menjadi sekitar 450-500 unting. Untuk membawa pakan itu, dia menyewa mobil pikap. Dijual sampai 2-3 hari.  Kalau tidak habis dijual di hari pertama, hari kedua banting harga. Dari Rp 10.000 tiga unting menjadi Rp 10.000 lima unting. Tanaman hanya tahan dua hari. Kalau untung tidak seberapa, kembali modal saja sudah lega. Ya daripada diam di rumah," terang yudiono.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?