0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

15 Agustus 2015

PERINGATAN HUT RI ALA JOKOWI

JAKARTA - Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-70 di Istana Negara kali ini cukup spesial, karena dirayakan bersama kepala negara yang baru, Presiden Joko Widodo. 

Kepala negara baru, cita rasa baru. Inilah yang ingin ditunjukkan Istana Negara dalam persiapan pesta kemerdekaan bangsa tersebut. 

Menurut Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, panitia mempersiapkan perayaan kemerdekaan ini dengan mengikuti segala kebiasaan presiden ke tujuh tersebut.

"Ini kan peringatan HUT RI pertama Pak Jokowi sebagai presiden. Nah setiap acara peringatan 17 itu semangatnya adalah perayaan. Kami melihat presiden selama ini dekat dengan rakyat, maka tentu kami akan mengundang rakyat lebih banyak. Ini patut dirayakan rakyat," ujar Djumala saat bertemu JPNN, di kantornya kompleks Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8).

Jika dulu jumlah undangan untuk HUT Kemerdekaan di Istana adalah 50 persen pejabat dan sisanya, perwakilan masyarakat, maka kali ini panitia mengubah kebiasaan itu. Masyarakat menengah ke bawah, tegas Djumala, yang lebih patut diundang ke istana untuk perayaan tersebut. 

Kelompok yang akan diundang 65 persen perwakilan masyarakat dan 35 persen pejabat. Kalangan masyarakat yang akan diundang adalah kelompok petani, nelayan, seniman, buruh, anak-anak jalanan, dan pedagang pasar. Sedangkan, pejabat yang hadir di antaranya dari jajaran kementerian/lembaga Kabinet Kerja dan perwakilan dari kedutaan besar negara tetangga. 

Jumlah undangan sekitar 8.200 orang. Bukan hanya acara kemerdekaan kali ini, Djumala mengatakan, di semua kegiatan Jokowi, selalu dihadirkan jumlah masyarakat lebih banyak karena mantan Wali Kota Solo itu meminta tidak dijauhkan dari warga yang ingin bicara dengannya dari hati ke hati.

"Jika bicara memaknai kemerdekaan dengan mengisi kemerdekaan, di situlah tempat rakyat. Dengan melihat perayaan kemerdekaan di Istana, itu akan menggerakkan mereka, terinspirasi untuk berjuang memerangi kebodohan, kemiskinan," imbuh Djumala.  

sumber: jppn.com

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?