0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

03 Oktober 2015

Waspada Amukan Tsunami Sepanjang 7 Kilometer dari Garis Pantai

Wonogiri– Ancaman tsunami ternyata juga berpotensi merambah wilayah Wonogiri. Lokasi rawan gelombang laut ini adalah sepanjang 7 kilometer garis pantai di Kecamatan Paranggupito. Karena itu, bagi warga yang beraktivitas di garis rawan itu diminta selalu waspada.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, wilayah Wonogiri merupakan satu kabupaten dari empat kabupaten yang berpotensi terdampak tsunami yang mengancam Samudera Hindia. Empat kabupaten tersebut yakni Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wonogiri.

“Wonogiri ada tujuh kilometer pantai yang terletak di Kecamatan Paranggupito yang akan terdampak jika terjadi tsunami,” kata Bambang, kemarin (30/9).
Menurutnya, sepanjang 7 kilometer tersebut terdapat tiga desa yang akan terdampak tsunami. Namun, karena lokasi dan letak geografis yang tinggi, dampaknya tidak akan banyak berpengaruh bagi masyarakat.

“Yang dikhawatirkan tsunami akan berdampak kepada masyarakat. Tetapi, kalau di Wonogiri, disepanjang 7 kilometer garis pantai tersebut tidak terdapat pemukiman, sehingga dampaknya mudah-mudahan tidak terlalu besar bagi masyarakat,” terang Bambang.
Meski begitu, yang perlu diwaspadai jika di sepanjang 7 kilometer garis pantai tersebut sedang banyak aktivitas. Mengingat di sepanjang 7 kilometer tersebut terdapat pantai-pantai yang banyak dikunjungi wisatawan.

“Yang perlu diwaspadai adalah pantai-pantai di Wonogiri selatan, seperti Pantai Nampu, Waru dan Sembukan,” tegasnya.
Selain itu, aktivitas para nelayan di wilayah yang berpotensi juga perlu dikhawatirkan. Karena tsunami bisa terjadi kapan saja. Bukan hanya itu, rencana pembangunan dermaga di Gunturharjo juga harus disikapi.

“Yang penting, sepanjang di wilayah yang berpotensi terdampak tsunami tersebut tidak ada aktivitas. Dampaknya bagi masyarakat tidak akan besar,” paparnya.
Menyikapi hal itu, BPBD telah memasang papan-papan peringatan di sekitar pantai. BPBD juga telah mengajukan tiga buah alat peringatan dini tsunami ke pemerintah pusat.

Alat tersebut akan dipasang di tiga titik yang diharapkan bisa memberikan peringatan dini jika nantinya terjadi gempa yang berpotensi tsunami. “Kami sudah ajukan alat peringatan dini tsunami, namun belum disetujui,” ujarnya.

Berita ini dikutip dari : Radar POS.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?