0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

14 Februari 2016

GANJAR DUKUNG ANGGOTA PARLEMEN PUNYA AKUN MEDSOS

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengaku selama ini menerima kritik dan saran dari masyarakat secara terbuka. Sikap tersebut sebagai bagian keinginan menjadikan DPRD Jateng sebagai parlemen modern, transparan dan akuntabel.

“Masyarakat boleh mengkritik, bahkan mencaci kami kalau kerja kami tidak bener. Kami tidak marah. Kami terima dengan tangan terbuka dan itu merupakan bagian kritik yang membangun kinerja kami sebagai anggota dewan. Tentu, kritik yang membangun akan membuat kinerja kamin semakin baik,” ungkapnya, Rabu (10/2).

Menurut Rukma, selama ini citra dewan selalu digambarkan dengan potret buram sebagai sebuah instansi yang minim bekerja. Padahal, dewan pun memiliki proses yang bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat.

Ia mencontohkan, selama ini dewan hanya dinilai kinerjanya berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) yang dihasilkan dalam setahun. Padahal, menghasilkan sebuah Perda bukanlah proses yang gampang.

Dijelaskannya, dalam memproses Perda harus melalui beberapa tahapan seperti studi banding, hiring, menyerap aspirase, reses, dan program lainnya dalam memahami perkara yang sebenarnya terjadi di tengah masyarakat. Hingga aspirasi tersebut diserap, kemudian diolah dalam Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bappemperda), hingga disidangkan dalam rapat paripurna.

“Dalam bahasannya juga bukan hal yang singkat. Di sana ada proses saling berdebat, saling adu argumen, saling merebutkan pendapatnya yang dirasa paling baik untuk masyarakat. Hal itulah yang kemudian bisa membuat dewan saling adu argumen, namun tujuannya positif. Karena setiap perencanaan kebijakan pasti ada kekurangan dan kelebihannya,” tegasnya.

Atas hal itulah, kedepan DPRD Jateng termasuk menjadi salah satu parlemen yang bisa menjadi rujukan sebagai kajian penelitian ilmiah, serta pembelajaran bagi mahasiswa dan pelajar.

Mereka yang ingin mengerti bagaimana kinerja dewan secara terbuka bisa langsung datang, atau berinteraksi secara langsung jarak jauh dengan teknologi media sosial.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung penuh kegiatan parlemen modern yang digelar Kamis (11/2), di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Komplek Gubernuran Jalan Pahlawan Semarang.

Kepada wartawan usai hadir dalam Peringatan Hari Pers Nasional di Kantor PWI Jateng, Selasa (9/2) kemarin, Ganjar mengakui pentingnya komunikasi antara wakil rakyat dengan konstituen.

”Modernnya, nanti seperti apa, mau ditampilkan bagaimana, nanti akan terlihat,” katanya.

Dia berharap melalui komunikasi model tersebut, setiap wakil rakyat memiliki email address dan akun media social  yang bisa diakses.

Dia juga berharap, komunikasi yang terjalin itu juga menggunakan perasaan rakyat. ”Nanti jadinya akan keran,” ungkapnya.

Ganjar mengakui, metode parlemen modern yang digagas DPR RI tersebut sangat efektif. Menurutnya, sudah banyak anggota DPR RI yang mempergunakan metoda tersebut dan menjadikan sarana komunikasi dengan konstituen.

Sumber; jowonews.com

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?