0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

05 Februari 2016

KATA MENKES SOAL PENULARAN VIRUS ZIKA LEWAT HUBUNGAN SEKS

Jakarta - Kabar dari Amerika menyebut penularan virus Zika ditengarai bisa terjadi melalui hubungan seks. Ini tanggapan Menkes Nila Moeloek.

"Saya baru mendapat 1 dari WHO tapi kan ini belum dibuktikan. Jadi dikatakan hanya 1 terkena ternyata kok istrinya juga kena. Diduga dari seksual," ujar Menkes Nila di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Menurut Menkes, jika laporannya hanya 1-2 yang ditengarai tertular Zika karena berhubungan seks, maka perlu lebih banyak bukti dan penelitian. Jika kasusnya hanya 1-2 maka kemungkinan besar penyebabnya memang digigit nyamuk pembawa virus Zika. Karena gigitan nyamuk dianggap hal biasa, maka bisa jadi yang bersangkutan tidak menyadari telah digigit nyamuk pembawa virus Zika.

"WHO sudah mengeluarkan imbauan public health emergency of international concern atau dalam bahasa Indonesianya itu tingkat kewaspadaan kepada penyakit yang dapat menjadi wabah. Dirjen WHO sudah mengeluarkan itu, jadi kita memang seluruh dunia harus mengikuti aturan WHO, kita harus waspada," tutur Menkes.

Terkait virus Zika ini, Indonesia sudah mengeluarkan travel advisory. Dalam travel advisory tersebut Menkes berpesan pada warga negara Indonesia yang hendak berkunjung negara yang sedang terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Zika, dianjurkan untuk menghindarkan diri dari gigitan nyamuk dengan cara memakai pakaian panjang dan tertutup, menggunakan obat oles anti nyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau dalam kamar dengan kawat kassa anti nyamuk. Selanjutnya, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila mengalami sakit.

Untuk ibu hamil dianjurkan sebaiknya tidak berkunjung ke negara yang sedang KLB penyakit virus Zika. Jika terpaksa harus melakukan perjalanan ke negara tersebut, maka disarankan melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat. Sedangkan siapa saja yang baru kembali dari negara yang sedang mengalami KLB penyakit virus Zika, juga diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam kurun waktu14 hari setelah tiba di Indonesia.

"Kasusnya kalau ada tentu kami harus mengobat. Tapi tolong virus Zika ini kan self limited, 7 hari akan sembuh," imbuh Nila.

Bahkan menurutnya gejala infeksi virus Zika lebih ringan ketimbang DBD. Justru DBD dianggap lebih membahayakan lantaran bisa mengakibatkan kematian.

"Virus zika gejalanya demam, ruam-ruam nyeri otot. Dan yang ditakutkan adalah hubungan virus Zika ini dengan gangguan saraf seperti penyakit Guillain-Barre syndrome, lalu katanya ada kaitannya dengan mikrosefalus. Ini yg ditakutkan dari ibu hamil trimester pertama," sambung Menkes.

sumber: detikcom

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?