0852-9266-3693

Mau Pasang Iklan?

Informasikan Bisnis & Usaha Anda di Sini

09 Agustus 2016

Wadulan Warga Paranggupito Untuk Kapolres Wonogiri

Kesantunan dan keramahan Kapolres Wonogiri dalam berbincang dengan masyarakat menjadi magnet pembicaraan sehingga forum lebih hidup. Hal ini ditandainnya dengan antusiasme warga dalam menyampaikan uneg uneg kepada Kapolres Wonogiri walaupun warga menunggu kedatangan Kapolres cukup lama sejak jam 12.00 dan baru jam 14.00 kapolres hadir.

Suparto, Purnawirawan Polri Polsek Paranggupito mengajukan permohonan agar para lansia diberikan kemudahan dengan pemberian SIM seumur hidup. Purnawirawan pertama di Polsek Paranggupito yang berasal Paranggupito ini berasumsi dengan pemberian KTP seumur hidup. Namun hal ini tidak diamini Kapolres karena memang SIM merupakan uji Kompetensi maka bila kompetensinya sudah tidak memenuhi maka tidak bisa diterbitkan SIM. Malah Kapolres menganjurkan bagi lansia untuk tidak berkendara karena alasan keamanan.

Keluahan keterlambatan penerbitan Tanda Nomor Polisi Kendaraan disampaikan Sukatno, SPd MPd mantan Kepala UPT Dinas Pendidikan Paranggupito. Beliau mengeluhkan Tanda Nomor Polisi tersebut harusnya diganti tahun 2013, tetapi hingga kini selama 3 tahun hal ini belum terbit. Kapolres serta merta memerintahkan anggotanya untuk menerbitkan Tanda Nopol tersebut keesokan harinya, malah bila tidak terhalang hari kerja yang sudah tutup Kapolres menjamin saat itu juga bisa terbit. Kelambanan pelayanan serupa juga dikeluhkan Nurmudi Kepala SMP N 1 Paranggupito. PNS asal Giriwoyo ini mengeluhkan lambanannya penerbitan SIM dan tambah mahalnya penerbitan SIM tersebut.

Menanggapi keluhan Kepala SMP N 1 Paranggupito tersebut Kapolres menjamin tidak ada pungli dan hal ini sudah diamanatkan kepada semua anggota Polres Wonogiri untuk tidak melakukan pungli. Romondor juga mengharapkan partisipasi dan pengertian masyarakat agar tidak memaksakan agar pasti mendapatkan SIM bila tidak lulus ujian SIM. Apalagi sampai melakukan suap kepada anggota kepolisian. Lebih lanjut Ronald mengharapkan pengertiannya bila memang tidak lolos ujian pemohon kembali dan melakukan ujian ulang dilain waktu.

Jajaran kepolisian Resort Wonogiri dalam memberikan edukasi dan kecakapan berkendara menggelar simulasi praktek ujian SIM gratis setiap CFD di Wonogiri. Hal ini dilakukan agar kegagalan pemohon SIM semakin kecil dan kecakapan berkendara masyarakat semakin baik.

Suyadi Kades Gunturharjo mengeluhkan jeleknya jalan di Paranggupito dan potensi konflik Tanah Batik Keris di pantai Paranggupito. Keluhan lain disampaikan Etik Purwaningsih, Kepala SMP N 2 Paranggupito, kepala sekolah asal Baturetno itu mengeluhkan banyaknya anak sekolah yang berkendara motor yang tidak memenuhi persyaratan umur dan kelengkapan. Menanggapi keluhan kedua tokoh ini Kapolres menandaskan akan berkordinasi dengan Bupati dan pihak terkait soal jalan dan sengketa tanah batik keris. Berkenaan anak sekolah berkendara motor akan melakukan edukasi lalu lintas di sekolah sekolah. Romondor juga mengharapkan partisipasi tokoh dan jajaran guru dalam memberikan edukasi aturan lalu lintas.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Punya informasi terbaru yang ingin dimuat di web ini?. Hubungi kami di link ini:- https://t.co/quGl87I2PZ
Mau langganan informasi?